Tampilkan postingan dengan label Application. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Application. Tampilkan semua postingan

Senin, September 26, 2016

8 Akun Instagram Dengan Jumlah "Following" Terendah

Instagram saat ini bagaikan media sosial yang sangat pas sekali yang mengubungkan antar individu, baik perorangan maupun organisasi. Setelah twitter pernah menadi primadona penghubung antara para idola dengan penggermarnya, kini perlahan namun pasti sudah banyak yang mulai beralih ke Instagram. Alasannya, selain bisa membuat caption yang cukup panjang beserta hashtag, instagram mempunyai kelebihan dalam visualisasi yaitu photo. Ada juga fitur filter yang bisa mempercantik tampilan gambar atau foto yang diupload.
Yang akan di bahas kali ini adalah, akun - akun instagram (yang tentunya terverifikasi keasliannya) dengan jumlah following paling sedikit, bahkan ada yang tidak memfollow siapapun pada akun instagram miliknya.

1. Beyonce
Di urutan pertama ada Beyonce dengan jumlah followers 85.1 juta,  jumlah following akun instagram penyanyi yang pernah bergabung dengan Destiny's Child ini nya berjumlah 0 yang berarti bahwa dia tidak mem follow akun siapapun.

Beyonce
2. Justin Timberlake
Diurutan kedua ada Justin Timberlake dengan jumlah followers 35.7 juta dan kita bisa lihat jumlah following nya adalah 1 yaitu akun instagram milik istri nya tercinta yaitu Jessica Biel, so sweet sekali.
Justin Timberlake
3. Adele
Diurutan ketiga ada Adele, pelantun lagu Someone like you ini memiliki jumlah followers 18.3 juta dan jumlah following 0.
Adele
4. Eminem
Siapa yang tak kenal dengan rapper satu ini? yap Eminem yang memiliki followers 9.6 juta juga tidak mem follow siapapun pada akun instagram miliknya.
Eminem
5. Oprah
Diurutan kelima ada Oprah Winfrey dengan jumlah followers 7.1 juta dengan jumlah following 0.
Oprah
6. Presiden Joko Widodo
Diurutan 6 ada akun milik orang Indonesia yaitu Bapak Presiden Joko Widodo dengan jumlah followers 1.4 juta dan following 0.
Jokowi
7. Sia
Diurutan ketujuh ada Sia, penyanyi sekaligus penulis lagu asal Australia ini memiliki 1,2 juta followers dengan jumlah following 0.
Sia
8. Prabowo Subianto
Dan yang terakhir adalah Bapak Prabowo Subianto dengan jumlah followers sebanyak 380 ribu dan hanya mem follow satu akun yaitu Partai Gerindra.
Prabowo
Akun-akun diatas adalah akun para public figur baik di luar maupun di dalam negeri dengan jumlah followers yang sangat banyak dan jumlah following yang sangat sedikit bahkan tidak memfollow siapapun versi saya.

Kalau ada akun lain selain diatas silahkan komen di bawah ya :D

Terima Kasih ^_^

Kamis, September 15, 2016

Menurunnya Jumlah Likers Pada Postingan Intagram Akhir - Akhir Ini

  25 comments    
categories: 
Hi Readers!

Media sosial pada saat ini bagaikan senjata, bisa diibaratkan sebagai perpanjangan mulut seseorang atau organisasi untuk menyampaikan banyak hal, baik hal yang berguna bahkan spamming.

Instagram icon 
Berbicara soal media sosial, akhir-akhir ini saya perhatikan salah satu akun media sosial yang saya miliki yaitu  Istagram @wuriw_ ada yang aneh, yaitu penurunan jumlah likers. Saya memang tidak terlalu aktif di Intagram, awal membuat akun Instagram pada tahun 2012, tetapi hanya memposting foto beberapa kali. Saking jarang update sampai akhirnya lupa password akun instagram tersebut, saya juga tidak bisa mereset password via email karena akun email yang di pakai untuk mendaftarkan Instagram tersebut juga lupa passwordnya. Akhirnya saya memutuskan untuk tidak main instagram sampai tahun 2015, dan baru membuat akun Instagram lagi yaitu @wuriw_.

Akun Instagram Saya
Berhubung kurang eksis di Instagram, follower saya pun hanya sedikit dan jumlah likers nya pun hanya sedikit sekali. Terkadang saya heran dengan foto-foto teman saya di Instagram memiliki jumlah likers yang sangat banyak sampai ratusan bahkan ribuan like yang dia dapat sekali posting foto. Sedangkan saya paling banyak 30 likers sejauh ini (pukpukpuk T_T).

Sayapun pernah googling-gooling bagaimana cara agar eksis di Instagram. Banyak tips yang saya dapat, dari mulai menaruh hastag (#) sebanyak-banyaknya yang berhubungan dengan postingan, sampai waktu kapan sebaiknya mengupload foto di Instagram. Dari situ saya mengenal istilah hastag #instadaily #like4like #likeforlike dan lain-lain. 

Benar saja, setelah saya menerapkan hastag tersebut di foto Instagram saya, banyak like-like muncul yang berasal dari akun yang tidak saya follow, tidak memfollow saya dan kebanyakan akun bule. Pernah iseng mengunjungi beberapa profil mereka, yang saya temukan hanya beberapa foto saja, dan biasanya foto yang ditampilkan seperti gambar-gambar yang sering muncul di internet. Bahkan ada juga yang tidak ada postingan sama sekali di akun-akun tersebut.

Jumlah likers "agak" banyak

Yang memunculkan tanya di benak saya adalah, akhir-akhir ini postingan saya hanya mendapat sedikit like dari sebelum-sebelum nya. Padahal hastag sudah sangat hebring di caption foto postingan. Dan jumlah like tetap sedikit. Awalnya saya berfikir mungkin postingan saya kurang bermutu atau kurang menarik, sehingga Instagrammers enggan untuk memberikan like nya (hihihihi udah kayak fakir like IG aja...... becanda gaiiisss). Sehingga saya ya cuma ngebatin saja di dalam hati, toh tidak terlalu penting juga buat hidup saya hehehe.

Sampai barusan di Grup Facebook Blogger Perempuan, salah satu anggota yaitu Mbak "Sis Sy" mengomentari salah satu postingan Mbak "Alaika Abdullah", saya pun tertarik untuk mengomentari karena merasakan hal yang sama. 

Pertanyaan Mbak Sis Sy
"Mbak Alaika Abdullah & manteman, apa ada yg pernah mengalami like di instagram menurun drastis? aku biasanya dapat 20-50like di tiap post, tapi mendadak jadi kurang dari 10 saja. Padahal follower aku generic, nggak pernah beli. perubahan yang aku lakukan cuma mengganti kata-kata di profilenya, apakah ngaruh? mohon bantuannya manteman :( "

Kami pun berdiskusi masalah tersebut sampai tiba Mbak Alaika memberikan kometar sambil mengetag seseorang bernama Mbak "Kartika Putri Mentari". Ternyata respon beliau sangat cepat dan tanggap menjawab kebingungan saya dan Mbak Sis Sy.

Jawaban Mbak Kartika

Setelah sharing sedikit dengan Mbak Kartika akhirnya sekarang saya mengerti, ternyata Instagram baru mengupgrade API untuk mengupgrade fitur baru yang salah satunya adalah dapat menghidden comment, dan sekaligus Instagram mem banned akun-akun jungker atau spam.

Berarti akun-akun yang tidak saya kenal tetapi suka like-like dan saat di kunjungi ke profilnya kebanyakan adalah akun jungker atau spammer. Beliau juga menyarankan agar mengurangi pemakaian hastag spamming seperti #like4like dan lain lain. Dan lebih menyarankan menggunakan #instanesia dan sejenisnya. Penasaran akhirnya saya kepoin akun Mbak Kartika ini, kenapa mbak Alaika mengetag namanya dan ternyata dia seorang social media socialist.

Ok, terima kasih untuk diskusi bermanfaat nya sore hari ini, ya walaupun hanya melalui kolom komentar di Grup Facebook. Terima kasih untuk mbak Sis Sy, Mbak Alaika dan terutama Mbak Kartika untuk penjelasannya.

Bagaimana dengan teman-teman? apakah ada yang mengalami hal yang sama seperti saya? atau gak ngeh? atau bahkan tidak perduli? atau mungkin ada yang bekerja di Instagram sehingga bisa menjelaskan lebih detail lagi? 

Kembali lagi ke pribadi masing-masing karena setiap orang berhak berpendapat. Melihat tujuan awal kita bersosial media bukan sekedar menanti like ataupun kometar. Mau banyak atau sedikit like, ada atau tidak ada kometar, terus lah berkarya (Gapapa jelek yang penting sombong *ChandraLiowQuote). Sampaikanlah yang ingin disampaikan melalui sosial media dengan bijak agar bermanfaat bagi pembaca dan teman-teman kita di sosial media tersebut. Lebih di rem lagi komentar-kometar bernada nyiyir atau membully orang lain, terlebih-lebih orang yang kita belum kenal secara langsung.

Selamat sore ^_^v

Kamis, Juni 16, 2016

Ketergantungan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi Online

Hi Reader!

Sebagai seorang wanita pengguna jasa transportasi umum, saya adalah salah satu pihak yang sangat dimudahkan dengan adanya transportasi online yang merebak akhir-akhir ini. Mungkin saya juga harus berterima kasih kepada para founder transportasi online yang sangat jeli melihat peluang bisnis yang sangat bermanfaat untuk masyarakat khususnya pengguna jasa transportasi umum seperti saya yang setiap hari harus pulang-pergi Bogor-Jakarta.

Dulu, saat masih tinggal bersama orang tua di Bekasi, saya harus naik ojek dari rumah ke stasiun Bekasi. Dengan biaya 20 ribu rupiah, berarti kalau pulang pergi saya harus mengeluarkan biaya 40 ribu rupiah hanya untuk ojek rumah-stasiun dan sebaliknya. Lalu saya lanjut dengan naik KRL. Setelah sampai stasiun tujuan saya masih harus menyambung dengan menggunakan kopaja untuk sampai ke kantor atau client.

Kebayang kan betapa repotnya hidup saya saat itu, dan besar nya biaya yang harus saya keluarkan hanya untuk ongkos.

Tapi Alhamdulillah saya sangat senang ketika mulai merebaknya transportasi online seperti Go Jek , Grabb dan Uber. Karena tarifnya yang lebih murah otomatis memangkas biaya pengeluaran saya untuk ojek.

Walau saat ini saya sudah tinggal dengan suami di Bogor (tidak perlu naik ojek lagi ke stasiun) tetapi jarak antara stasiun tujuan dengan kantor saya lumayan jauh. Mau tidak mau untuk mempersingkat waktu saya pasti meggunakan jasa transportasi online seperti Gojek, Grabb dan Uber.

Sepertinya sudah sangat ketergantungan dengan aplikasi - aplikasi tersebut. Sehingga tiada hari tanpa menggunakan jasa - jasa mereka, kecuali weekend atau saat suami membawa kendaraan pribadi kekantor, karena suami saya juga menjadi KRL mania semenjak menikah dengan saya. (ketularan hehehe).
Banyak sekali suka dukanya menggunakan jasa transportasi berbasis online, dari yang kehujanan, jadi interviewer dadakan karena selalu kepo tanya-tanya si driver. Dari driver yang super ramah, pendiam, jutek, gak tau jalan sampai driver yang berantem karena kebetulan motor yang saya naiki ditendang oleh pejalan kaki ntah apa maksudnya.
Aplikasi yang sangat membantu saya saat ini menuju ke kantor dan stasiun

Bicara tentang aplikasi transportasi berbasis online, ada beberapa kejadian 2 hari terakhir ini yang saya alami cukup beda dari biasanya.

Kemarin saya keluar kantor pukul 19.30, akhirnya saya memutuskan untuk naik Go Car dari kantor ke stasiun karena sedang malas angin-anginan (sombong amat >.<). Saya tidak sendirian, melainkan berdua dengan teman saya. Akhirnya kami order dengan kendaraan yang kami dapat yaitu Daihatsu Xenia. Saat mobil datang, kami nyengir, mobil yang datang ternyata sangatlah imut penampakannya. Berikut foto mobilnya:
Mobil Hello Kitty
Aksesoris serba Hello Kitty
Datanglah mobil berstiker Hello Kitty, tidak hanya itu didalam penuh dengan Hello Kitty, seperti boneka-boneka kecil hello kitty, pajangan dashboard, Tempat tissue, penutup kaca (pokoknya full of hello kity). Sang driver kelihatannya masih sangat muda.
Order
Kami sebenarnya hanya membayar 26 ribu dari yang seharusnya 35 ribu rupiah karena kami memakai promo Go Pay. Setibanya di stasiun manggarai saya memberikan uang 50 ribu rupiah kepada driver, saya bilang "kembali 20 ribu aja mas". Tetapi driver menjawab " 35 ribu mba" . Oh saya agak tengsin sih jadinya. Akhirnya kami berdua masuk ke stasiun. Didalam stasiun kami baru sadar kalau kami sudah membayar via Go Pay yang seharusnya sudah tidak membayar tunai lagi. Terlebih - lebih yang kami bayarkan harga cash. Berarti kami membayar 26 ribu (via Go Pay) + 35 ribu secara tunai, yang seharusnya kami cukup dengan Go Pay saja.

Karena account pemesan adalah account milik teman, saya bertanya akan di iklaskan saja atau bagaimana uang tersebut, ternyata teman saya sepakat untuk mengikhlaskannya saja.
Tetapi teman saya iseng sms si driver seperti ini:
SMS si driver

Ternyata si Driver merespon dengan baik bahkan meminta no rekening untuk mengembalikan uang 35 ribu tersebut. Tapi tidak kunjung di balas oleh teman saya, karena memang dia hanya ingin mengetes kejujuran si driver tadi. (Maap ya Bang :D). Karena sms tak kunjung di balas, sang driver menelepon sampai berkali - kali tetapi teman saya tidak mau angkat (berarti memang baik banget driver ini).
Panggilan tak terjawab dari driver
Dan sampai saya memposting ini Driver tersebut masih digantungkan panggilan teleponnya oleh teman saya -_- (kasian si abang Driver).

Lanjut lagi, hari ini dari stasiun menuju kantor saya memutuskan untuk naik Uber Motor. Si Driver cukup ramah, banyak bertanya-tanya seputar saya sebagai pelanggan Uber. Sampai si driver memberika kode promo untuk saya pakai. hihihihi. Alhamdulillah rejeki emak solehah ya . :D
Kode promo dari driver

Sekian curhatan saya seputar ketergantungan saya yang sudah satu tahun ini menjadi pelanggan setia aplikasi transportasi online. Apakah anda juga seperti saya? :D