Tampilkan postingan dengan label jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jakarta. Tampilkan semua postingan

Minggu, Januari 08, 2017

Rekreasi Bersama Keluarga di Taman Legenda Keong Emas TMII

Taman Legenda TMII
Taman mini indonesia indah, merupakan salah satu tempat rekreasi favorit keluarga jakarta dan sekitarnya. Salah satu tempat yang saat ini sedang ngehits di area Taman Mini yaitu Taman Legenda Keong Emas.
Mata Legenda
Instagram banget
Awal mulanya sampai memutuskan ketempat ini adalah karena melihat updatean teman di istagram yang menunjukan foto berada didepan gerbang perualangan dinosaurus. Kebetulan sekali Hana sedang ngefans-ngefans nya dengan dinosaurus. Akhirnya kami sekeluarga memutuskan untuk berburu dinosaurus ke Taman Mini.

Kebetuluan sekali ya, memang rezeki emak solehah, saat kami berkunjung kesana sedang ada promo hari sumpah pemuda. Jadi All in one promo kami hanya membayar 90.000 per orang yang seharusnya 120.000.
Harga tiket masuk dan wahana
Promo di Hari Sumpah Pemuda
Tempat rekreasi ini merupakan salah satu tempat rekreasi yang buka sampai dengan pukul 8 malam di hari tertentu. Jadi buat kalian yang suka hunting-hunting foto malam hari tempat ini lumayan banyak spot-spot yang instagramable lho.

Wahana pertama yang kami kunjungi adalah tentu saja Petualangan Dinosaurus. Di pintu gerbang saja sudah ada dinosaurus yang terbang.yang bisa mengeluarkan suara. Kami pun masuk, wah ternyata ada dinosaurus yang bisa menyemburkan air. 
Welcome to Petualangan Dinosaurus
Dinosaurus disini bentuknya dibuat sangat mirip sedemikian rupa, sehingga terkesan hidup. Ukurannya pun dibuat percis seperti yang sering kita lihat di film-film. Area nya outdoor, sehingga membuat pengunjung merasa seperti berada di tengah hutan yang dihuni banyak dinosaurus. Wahana yang sangat menarik, edukatif dan menyenangkan untuk mengajak putra putri anda, terutama jika mereka sangat menyukai dinosaurus.
Banyak Dinosaurus
Lanjut ke Mata legenda alias kincir angin. Sangat tinggi sekali menurut saya kincir angin disini, tidak kalah dengan yang ada di dufan. Kincirnya tertutup kaca, sehingga dari segi keamanan sudah sangat memadai jika terik atau hujan, disini terlihat pemanadangan kota jakarta dari ketinggian. Tetapi geraknya sangat-sangat slow motion alias lambat sehingga membuat saya merasakan lama sekali berada di mata legenda ini walau hanya satu putaran saja.
Mata Legenda
Nirwata Kisar ini adalah komedi putar yang sangat sering kita jumpai dimanapun. Uniknya Nirwata Kisar ini memiliki dua lantai komidi putar yang bisa kita pilih, kelebihannya lagi adalah semua usia boleh naik wahana ini. Jadi saya dan papa nya Hana pun ikutan naik. Yuhuuu....
Ayo naik komedi putar
Nirwata Kisar
Selanjutnya ada wahana Mobil Tanjak yang akan mengajak putra-putri Anda naik mobil-mobil berwarna warni yang berjalan menanjak dan mengikuti relnya, yang pastinya akan disukai oleh putra-putri Anda. Hana naik ini sampai 3 kali, pakai tiket saya dan suami hehehe.
Mobil Tanjak
Selanjutnya ada kereta beos yang menunggu Kereta Beos yang akan membawa Anda dan keluarga mengelilingi area Taman Legenda. Kami juga naik bertiga hihihihi.
Kereta Beos
Lalu ada Ulat selur, yaitu kereta rollercoaster yang berbentuk ular, tetapi sayangnya saat kami kesana sedang ada perbaikan di wahana ini.
Ulat Selur
Wahana berikutnya adalah Anak Tirta,  ini pertama kalinya saya mengenalkan Hana dengan kolam renang, karena saya tidak tahu kalau disini ada wahana airnya. Alhasil Hana berenang hanya memakai baju dalam saja. Pengalaman pertama hana berenang sambil gerimis disini membuat dia selau ingin berenang jika melihat kolam renang.
Anak Tirta
Untuk makanan disini dibandrol harganya sama semua 35.000 apapun menunya. Dan untuk minumannya kisarana 10.000 - 15.000. Kita bisa menikmati santapan sambil melihat ikan dikolam.
Hana menunggu makanan datang


Makanan dan price
Fasilitas mushola pun ada disini, tidak terlalu jauh dari wahana anak tirta.
Mushola
Tidak lupa memberi souvenir (biasanya sih pasti boneka kalo Hana).
Melipir cari boneka dinosaurus

Tips jika anda dan keluarga anda berencana berekreasi kesini:
  1. Jangan lupa membawa payung, karena di wahana dinosaurus terdapat dinosaurus yang menyemburkan air. Jika baju anda tidak ingin basah maka sediakanlah payung. Jika hujan turun juga sangat sedikit tempat untuk berteduh di tempat rekreasi ini.
  2. Jika ingin, menaiki banyak wahana, lebih baik membeli tiket terusan, yang nanti akan di berikan gelang dan di tap pada setiap gate wahana. Karena akan lebih murah jika kita membeli tiket terusan. Walaupun atu waha hanya bisa di mainkan sekali saja,
  3. Jika tidak ingin terlalu ramai, datanglah ketempat ini saat weekdays.
  4. Jika ingin diskon datanglah di hari-hari libur nasioanl,biasanya akan ada diskon tiket masuk/terusan. Tetapi resiko nya adalah tempat lebih ramai dan kemungkinan antri untuk menaniki wahana yang ada disini.
  5. Bawa camilan, atau bekal dari rumah, karena tidak terlalu banyak pilihan makanan disni.
  6. Jika ingin membawa minum dari luar, lebih baik menggunakan botol minum pribadi. Karena jika membawa botol minum bermerk yang tidak sesuai dengan sponsor maka labelnya akan di copot saat pintu masuk.
  7. Datanglah pagi, agar bisa sepuasnya menikmati seluruh wahana yang ada.
Sekian review tentang Taman Legenda Keong Emas Taman Mini Indonesia Indah.


Kamis, Desember 29, 2016

Family Time di Jungleland

Hi Jungleland
Sebenarnya sudah beberapa kali lewat tempat ini jika kebetulan sedang melintas di daerah sentul. Tetapi baru sempat melipir beberapa waktu lalu bersama anak dan suami.

Kami berangkat sekitar jam 7 pagi dari Bekasi menuju sentul. Karena sebelumnya saya dan suami memperkirakan akan sampai tujuan kurang dari pukul 9 pagi karena kami berencana lewat tol.

Tetapi tenyata rencana tidak sesuai dengan ekspektasi dikarenakan kami terkena macet di beberapa titik sehingga sampai tujuan pukul setengah 10 pagi. Kami kesana saat weekend tepatnya di hari sabtu.
Area parkir VIP dan Parkir VIP card
Sesampainya disana kami tidak mendaptkan tempat parkir karena telah penuh, yang tersisa hanya parkir VIP yang dikenakan biaya 50 ribu rupiah. Akhirnya kami memutuskan untuk parkir di parkir VIP yang untungnya dekat dengan gerbang masuk jungleland.

Untuk yang menggunakan kendaraan umum tidak perlu khawatir, ternyata tempat rekrreasi ini sangat letaknya sangat dekat dengan terminal bus.
Tiket masuk setelah di diskon ponta
Untuk tiket masuk, saat saya kesana adalah weekend sehingga dikenakan biaya 230 ribu perorang, kebetulan saya mendapatkan promo dengan menggunakan kartu ponta sehingga kami hanya membayar 115rb perorang. Tinggi Hana 95cm, sehingga harus membayar tiket, karena batas tinggi untuk membayar tiket adalah 90cm.

Disini dengan mebayar tiket masuk, kita dapat bermain di seluruh wahana sepuasnya. Banyak sekali wahana disana, tetapi kami hanya naik beberapa. Wahana yang jadi pilihan favorit biasanya adalah wahana yang bisa dinikmati oleh semua usia seperti kincir, kereta.
Kincir
Saat kami kesana, situasi di lokasi sangatlah ramai, bagaimana tidak, saat itu terdapat 2 atau lebih perusahaan yang sedang mengadakan family gathering.
Ramainya pengunjung dari beberapa perusahaan
Jujur saya langsung kurang nyaman, dikarenakan penuhnya lokasi saat itu. Sepertinya kami datang di waktu yang kurang tepat. Semua sudut tempat ini penuh, dan untuk wahananya, jangan ditanya, antriannya sampai mengular. 
Antrian naik kereta selama 2 jam
Yang paling epic adalah antrian kereta yang bisa dinaiki oleh semua usia. Kami harus mengantri 2 jam untuk naik kereta yang berkeliling junglelan kurang lebin 15 menit.
Bahkan Hana sampai ketiduran saat antri, disekeliling saya banyak sekali orangtua yang membawa balita mengantri untuk menikmati wahana ini.

Setiap wahana biasanya memiliki jalur cepat yang memberikan fasilitas spesial kepada orang-orang yang rela membayar lebih dari jalur normal. Tetapi sepertinya mungkin ada beberapa orang yang belum mengerti akan skema ini, sehingga saat ada pengunjung yang melalu jalur cepat maka banyak pengantri yang emosi, marah-marah dan menyoraki si penumpang jalur cepat dan petugas.
Petualangan Hana di Jungleland
Agak kasihan melihat Hana, dia sangat antusias menaiki semua wahana anak-anak, tetapi beberapa kali dia harus ditolak saat mengantri dikarenakan tingginya belum mencapai 100cm.
Karena kebanyakan wahana dengan minimal tinggi badan 100cm dan 110cm. Bagaimana Hana bisa naik, padahal dia sudah bayar sendiri. Sampai-sampai Hana bertanya "Kok ini gak boleh, itu gak boleh sih mah, terus Hana bolehnya yang mana lagi?"
Dunia dino Jungleland
Salah satu yang membuat kami mengunjungi Jungleland adalah Dunia Dino. Awalnya saya kira Dinosaurusnya terdapat di luar, ternyata Dunia Dino ada didalam ruangan yang agak gelap, sehingga Hana agak takut saat masuk karena gelap sekali.
Dunia Dino
Untuk makanan yang dijual di dalam dengan range harga 35 atau 40 ribuan untuk makanan seperti bakso, nasi goreng, ayam goreng/bakar. Untuk pop mie seharga 10 ribu per cup.
Hana menunggu bakso dan sop durian
Kalau untuk makanan tidak terlalu banyak pilihan juga didalam. Tetapi diluar ada KFC, ada juga warung bakso yang lumayan enak dan tidak mahal sekitar 20rb an.
Hana bersama mama papa
Saran saya, jika anda ingin berkunjung ke jungle land bersama keluarga, alangkah baiknya jika membawa bekal agar lebih hemat, datang lebih pagi saat weekend agar mendapatkan tempat parkir, manfaatkan promo untuk tiket masuk (dengan ponta, flash dll)
Hana dan mama
Jangan lupa membawa payung untuk berjaga-jaga jika hujan, satu lagi menurut saya ke jika ingin mengajak putra-putri anda menikmati wahana disini, pastikan tinggi anak anda minimal 100 atau 110cm, dikarenakan kebanyakan wahana anak-anak minimal dengan tinggi badan tersebut.

Hana dan papa


Naik mobil-mobilan

Gerbang Jungleland


Hana ngapain ya?

Sekian sharing pengalaman keluarga kami saat berekreasi ke Jungleland. Semoga bermanfaat :)






Senin, Agustus 29, 2016

Wisata Budaya di Setu Babakan Perkampungan Betawi

Hi Traveller!

"Aduh sialan, si si Doel anak Betawi asli
Kerjaannye sembayang mengaji
Tapi jangan bikin die sakit hati"

Sepenggalan lirik lagu tersebut tiba-tiba terbersit di otak saya saya memasuki Perkampungan Betawi Situ Babakan. Sebenarnya sudah lama tahu tempat ini karena saya sering melewati jalan di depan gerbang perkampungan betawi ini. Dan kebetulan suami saya adalah putra betawi asli.

Rumah betawi
Berhubung Hana sedang demam kemarin, saya dan suami membatalkan jalan-jalan keluar kota karena kasihan dengan Hana, khawatir kalau dia terlalu lelah. Akhirnya mejelang sore kami keluar sebentar, dan saat melewati gerbang perkampungan betawi kami pun memutuskan untuk masuk ke dalamnya.

Setelah masuk gerbang, kita tidak langsung melihat danau atau rumah-rumah adat betawi, melainkan pemukiman penduduk seperti pada umumnya. Yang berbeda adalah beberapa rumah dipemukiman tersebut dengan ornamen-ornamen khas Betawi. Lingkungan pemukiman nya sangat bersih.

Lalu tibalah di Danau Setu Babakan di Perkampungan Betawi ini. Biaya masuk yang harus dibayar hanyalah Rp. 3.000,- per mobil dan Rp. 2.000,- per sepeda motor.
Hana di pinggir danau
Kami mengawalinya dengan menyelusuri sisi kanan danau dari pintu masuk, awalnya saya kira kami bisa mengelilinginya, ternyata jalan buntu diujung. 
Jalan buntu danau
Tetapi di sisi kanan ini terletak bangunan-bangunan khas betawi.
Mari masuk ke perkampungan betawi
Pendopo 
Saat masuk ke gerbang perkampungan budaya betawi kita langsung disuguhkan pemandangan beberapa rumah khas betawi dan terdapat pendopo yang terlihat beberapa pemuda yang sedang latihan pertunjukan.
Papan mirip majalah dinding
Rumah khas betawi 1
Rumah betawi 2
Untuk kalian yang ingin melaksanakan ibadah solat saat mengunjungi tempat ini, tidak usah khawatir karena disini terdapat Mushola yang bangunannya sangat unik khas betawi.
Bangunan Mushola khas betawi
Tempat wudhu
Untuk tempat disisi kanan tepi danaunya di batasi dengan pagar besi.
Tepi danau di batasi dengan pagar besi
Dilanjutkan ke sisi sebelah kiri dari pintu masuk. Ternyata dari sisi sebelah kiri ini lebih ramai. Saya dan keluarga memutuskan untuk duduk di kursi -kursi yang telah di sediakan oleh warung-warung di tepi danau.
Situ babakan
Terlihat beberapa orang tengah memancing
Dari pinggir danau angin terasa sepoi-sepoi tak kalah seperti dipantai. Kita dapat menyaksikan Tim SAR yang sedang latihan, orang yang sedang latihan dayung, banyak orang memancing, dan jajan-jajan khas perkampungan betawi (Seperti bir pletok dan kerak telor) banyak juga jajanan khas rumahan disini. Disini juga ada bebek-bebekan yang bisa kita naiki bersama keluarga mengelilingi danau.
Berhubung lapar, kami memutuskan untuk memesan camilan dan makanan di warung pinggir danau.
Angin sepoi-sepoi
Mie Rebus dan kopi

Dimsum
Rujak
Price list makanan dan minuman di salah satu warung
Untuk makanan dan minuman disini semua standar dan bisa dibilang murah untuk ukuran tempat wisata.
Tempatnya sangat strategis, bersih, nyaman dan sejuk karena angin semilir. Disini kita juga bisa lebih mengenali budaya Betawi. Recommended place di Ibukota Jakarta yang sudah sangat sulit untuk menemukan tempat seperti ini. Mungkin kita bisa membayangkan benar-benar berada di perkampungan betawi beberapa abad terakhir. Dan yang paling penting adalah kita tidak perlu merogoh kocek yang dalam untuk kesini.
Semoga informasi diatas bermanfaat untuk para pembaca yang belum pernah kesini atau hanya sering lewat seperti saya dulu agar tidak hanya penasaran dan menyempatkan waktu untuk mampir ke tempat ini.

Setu Babakan Perkampungan Betawi 
Jl. Mohammad Kahfi II RT. 13 / RW. 08, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan
Daerah Khusus Ibukota Jakarta