Tampilkan postingan dengan label jawa tengah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jawa tengah. Tampilkan semua postingan

Selasa, Maret 28, 2017

Pantai Alam Indah (PAI) Tegal Makin Menarik

PAI Tegal

Hiii.... Selamat datang di Kota Bahari Tegal. Kota yang terkenal dengan warung nasinya (warteg) yang ada dipenjuru nusantara terutama didaerah Jabodetabek. Dialek nya yang ngapak yang terkenal dengan Tegal Laka-Laka.

Kali ini, saya akan berbagi pengalaman saat jalan-jalan ke Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Destinasi pertama kami adalah Pantai Alam Indah (PAI) Tegal. Setelah keluar dari tol cipali, kami memutuskan istirahat sebentar di Kota Tegal. Kebutulan GPS menunjukkan lokasi kami berada saat itu sangat dekat dengan Pantai Alam Indah (PAI).


Kota ini tidak terlalu asing untuk saya, karena beberapa tahun lalu saya pernah explore kota dan Kabupaten Tegal bersama teman-teman alumni kampus dalam rangka kondangan sekaligus jalan-jalan mengisi waktu weekend. Ini merupakan kedua kalinya saya menyambangi  tempat ini, sudah lumayan banyak perubahan ternyata, dan lebih menarik.

PAI 2014
Uniknya dipantai ini terdapat bangkai kapal yang sangat besar. Pantai ini merupakan salah satu tujuan wisata primadona di Kota Tegal. Selain letaknya yang sangat strategis, tiket masuk untuk menikmati pantai ini cukup murah meriah.

Tiket masuk PAI
Tiket masuk dewasa: Rp. 2.000,-
Tiket masuk anak-anak: Rp. 1.000,-
Parkir mobil : Rp. 2.000,-
Toilet/kamar bilas: Rp. 2.000,-
Mie Ayam PAI

Makanan disini juga sangat murah meriah.
Mie Ayam : Rp. 10.000,-  per porsi
Kopi : Rp. 4.000,- per gelas

Fasilitas yang terdapat di Pantai Alam Indah Tegal ini diantaranya, water boom, area parkir yang luas
masjid, monumen bahari, anjungan, kampung seni, panggung hiburan, warung-warung di sepanjang pantai, perahu wisata dan gardu pandang.

Hana suka liat pantai
Tempat yang tepat untuk berwisata bahari bersama keluarga

Tempat yang asik dan murah meriah jika ingin berwisata bahari sekaligus mencari inspirasi untuk menulis. Jika dibandingkan dengan pantai lain di pulau jawa, mungkin PAI ini mirip dengan Pantai Ancol di Jakarta  yang sekarang. Hanya saja lebih alami daripada pantai Ancol.

Pantai Alam Indah di tahun 2017

PAI pun mulai dipercantik dengan dipasangnya signage tulisan besar seperti yang ada di Pantai Losari sehingga para netizen beramai-ramai berselfie ria di sana.

Sebaiknya ada ke pantai ini saat sore hari, dikarenakan sangat terik jika ke tempat ini di siang bolong (yaiyalah), tapi berhubung saya orangnya antri mainstrem jadi kesana saat siang bolong.

Menurut saya PAI adalah layak menjadi list destinasi saat berkunjung ke kota Tegal. Bagaimana menurut anda? 

^_^ v

Senin, Oktober 17, 2016

Pesona Jawa Tengah Yang Memikat

[Blog competition post]
Visit Jawa Tengah (Candi Mendut)
Indonesia sejak dahulu kala banyak menyimpan pesona alam yang tak terbantahkan pesonanya. Salah satunya adalah Provinsi Jawa Tengah yang banyak sekali menyimpan pesona-pesona baik alam, keramahan penduduk maupun adat istiadat budaya yang dimilikinya seakan-akan mampu menyihir siapapun yang berkunjung ke sana.

Banyak hal yang saya rasakan berbeda saat saya menginjakkan kaki di Jawa Tengah, mulai udara yang terasa lebih sejuk yang langsung merefresh otak yang sebelumnya penat menjadi segar seketika setelah mengirup udaranya. Ketika membasuh tubuh dengan air nya, saya merasakan kesegaran masuk ke melalui pori-pori kulit segar sampai terasa alirannya di pembuluh darah.

Mungkin perasaan dan kecintaan saya dengan Jawa Tengah sangat berlebihan seperti itu karena 
Saya asli keturunan Jawa Tengah. Mama saya berasal dari Kabupaten Klaten dan ayah saya berasal dari Kabupaten Purworejo.

Walau saya asli keturunan Jawa Tengah, tetapi saya dibesarkan di Jabodetabek (maklum, orang tua saya beberapa kali pindah rumah). Seringkali saya merasakan rindu yang teramat sangat akan kampung halaman para leluhur.

Berbeda dengan sepupu - sepupu saya yang kebanyakan menempuh pendidikan jenjang perguruan tinggi di Jawa Tengah, tetapi saya tidak. Terlebih jaman kuliah yang sangat padat membuat saya tidak pernah sekalipun pulang ke kampung halaman. Saya berfikir, mungkin saat nanti saya sudah lulus kuliah saya bisa sering berkunjung ke kampung halaman saya di Jawa Tengah.Ternyata setelah masuk dunia kerja, makin padat dengan pekerjaan. Hingga terhitung semenjak bekerja awal tahun 2010 sampai, saya hanya 3 kali berkunjung ke Jawa Tengah.

A. Tempat-tempat di Jawa Tengah yang pernah saya kunjungi

1. Candi Borobudur
Sunrise Candi Borobudur
Candi termegah didunia ini terletak di Muntilan Magelang. Candi ini juga masuk ke dalam 7 keajaiban dunia. Waktu ketempat ini, excited nya bukan main. Betapa hebatnya leluhur-leluhur kita menciptakan karya termegah pada zaman itu.

2. Candi Mendut
Candi Mendut
Bangunanya sangat megah. Tidak jauh dari bangunan utama terdapat puing-puing batu candi. Walaupun berupa puing-puing tetapi tetap indah di lihat.

Tamannya juga indah dan rapi, sayangnya kami kesana mejelang adzan solat dzuhur alhasil sangat terik sekali keadaan disana saat itu. Candi Mendut ini diambil dari nama seorang putri raja bernama Roro Mendut yang konon katanya wanita paling cantik pada masa itu.

3. Candi Pawon
Candi Pawon
Ternyata lokasi candi pawon berada di tengah pemukiman penduduk yang hanya dibatasi dengan pagar seadanya. Saat kami berada dilokasi, tidak ada wisatawan lokal selain saya dan suami. Hanya ada warga sekitar dan rombongan wisatawan asing dari suatu biro perjalanan.
Nama candi ini cukup unik menurut saya, karena pawon dalam bahasa jawa berarti dapur. Saya berfikir mungkin candi ini dulunya adalah dapur milik kerajaan karena bangunannya memang kecil. Namun candi ini sangat indah dan terawat, walaupun letaknya sangat berhimpitan dengan rumah penduduk tetapi sepertinya penduduk sekitar sangat menjaga kelestarian candi ini.

4. Stasiun Kutoarjo
Stasiun Kutoarjo
Stasiun nya tidak terlalu besar, tetapi lumayan lengkap fasilitasnya dan bersih. Musholanya bersih dan nyaman, sepoi - sepoi adem karena design nya terbuka.

5. Bundaran Salaman
Bundaran Salaman
Terletak di Magelang,  sangat unik karena terdapat tugu di bundaran tersebut.

6. Rumah kamera
Rumah Kamera
Bangunan milik seniman Magelang bernama Pak Tanggol ini sangat keren, letaknya tidak jauh Candi Borobudur kok. Buat anda yang suka update di sosmed instagram, tempat ini bisa jadi pilihan untuk berkesis ria.

7. Taman kupu-kupu
Taman kupu-kupu Borobudur
Konsepnya seperti taman pada umumnya, tetapi uniknya terdapat beberapa bungalow untuk penginapan, tempatnya cukup bersih dan masih alami suasana pedesaan.
Ditaman itu juga banyak sekali bunga (mungkin untuk membuat kupu-kupu merasa nyaman disana). Kupu-kupu yag saya ditemukan di tempat ini tidak terlalu banyak, karena yang ada dalam imajinasi saya, taman ini dipenuhi oleh banyak sekali kupu-kupu (sebanyak kelelawar di gedung juang tambun bekasi). Taman ini juga tidak terlalu luas. Pengunjung tempat ini kebanyakan anak-anak dari sekolah TK atau SD terdekat.

8. Pantai Alam Indah Tegal
PAI
Salah satu pantai di Jawa Tengah ini sukup digandrungi penduduk sekitar untuk jalan-jalan sore. Bagaimana tidak, biaya masuknya yang sangat murah yaitu seribu rupiah saja, membuat anda tidak perlu merogoh kocek yang dalam untuk menikmati pemandangan pantai.

9. Rita Park Tegal
Rita Park
Di Tegal, juga ada arena seperti dufan ancol di Jakarta. Bedanya hanya lebih kecil saja. Tetapi anda bisa menguji nyali anda dengan memainkan semua wahana di Rita Park ini.

10. Pemandian Guci Tegal
Pemandian Guci
Terletak di wilayah dataran tinggi, membuat udara di pemandian ini cukup sejuk, bahkan bisa dibilang dingin. Tetapi tidak perlu khawatir, anda bisa menikmati sensasi mandi air hangat langsung dari mata air di sini.

11. Jatinom Klaten
Jatinom Klaten
Kalau ini adalah kampung halaman mama saya, sungai yang jernih melewatu bebatuan cadas, swah yang menghampar luas, serta jalanan desa yang sudah halus dan tertata rapi sejak saya kecil membuat saya selalu ingin berkunjung kesana. Letaknya juga strategis dengan dengan banyak umbul dan Candi Prambanan juga.

12. Hutan Jati Blora
Hutan jati Blora (image source:wikipedia)
Blora terkenal dengan hutan jatinya, saya kesana tahun 2012. Suasana nya benar-benar masih pedesaan. Yang sangat saya sayangkan adalah kondisi jalan di pedesaannya masih sangat tidak layak. Berbatu dan jadi sangat becek saat hujan turun. Semoga pemerintah bisa cepat tanggap akan hal ini.

B. Tempat-tempat di Jawa Tengah yang ingin sekali saya kunjungi
Banyak juga tempat-tempat di Jawa Tengah yang ingin sekali saya kunjungi seperti yang sering diulas oleh para blogger travel yang banyak mengulas keindahan pesona alam dan budaya Jawa Tengah seperti backpackstory.me , fahmianhar.comeksapedia.com. Untuk anda yang ingin mengetahui tempat-tempat wisata menarik di Jawa Tengah, bisa follow blog mereka. Jangan lupa follow visitjawatengah dan Bapak Ganjar Pranowo di instagram selaku Gubernur Jawa Tengah untuk mengetahui update terbaru tentang event-event yang ada di Jawa Tengah.

1. Taman Nasional Karimunjawa
Karimun Jawa ( image source: Wikipedia)
Karimunjawa terdiri dari gugusan 27 pulau yang berada di ujung utara pulau jawa, tepatnya di kabupaten Jepara, Jawa Tengah Indonesia, terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya yang masih alami.

2. Dataran Tinggi Dieng Wonosobo
Dieng Wonosobo ( image source: Wikipedia)
Dieng merupakan dataran tinggi yang memiliki tempat wisata menarik di Jawa Tengah. Berada di wilayah Kabupaten Wonosobo. Dan terletak di barat komplek Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

3. Candi Prambanan
Candi Prambanan ( image source: Wikipedia)
Walau asli Klaten, tetapi saya belum pernah kesini, hanya lewat saja sering. Candi Parambanan merupakan candi hindu, di candi ini sering diadakan pagelaran kisah rama dan shinta.

4. Baturaden
Lokasi wisata Baturaden terletak di sebelah selatan lereng Gunung Slamet, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

5. Punthuk Setumbu
Punthuk setumbu merupakan salah satu spot favorit para wisatawan untuk menyaksikan sunrise di Jawa Tengah. Sayangnya saat ke Magelang kemarin saya tidak sempat melihat sunrise di Punthuk Setumbu.

6. Keraton Surakarta Hadiningrat
Keraton Surakarta ( image source: Wikipedia)
Istana resmi Kasunanan Surakarta yang terletak di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Keraton ini didirikan oleh Susuhunan Pakubuwana II pada tahun 1744.

7. Lawang Sewu Semarang
Lawang sewu (image source: wikipedia)
Gedung bersejarah ini terletak di Kota Semarang. Gedung ini dulunya adalah kantor NIS. Disebut Lawang Sewu karena gedung ini mempunyai jumlah pintu yang sangat banyak. Walau banyak yang mengulas keangkeran gedung ini, tetapi saya tetap ingin kesana karena gedung tersebut sarat akan sejarah Republik Indonesia terutama Jawa Tengah.

8. Masjid Agung Jawa Tengah
Masjid Agung Jawa Tengah (image source: wikipedia)
Salah satu bangunan yang pasti ingin saya kunjungi di suatu daerah adalah masjid. Saya ingin sekali mengunjungi dan beribadah di Masjid Agung Jawa Tengah.

9. Grojokan Sewu
Grojokan sewu (image source: wikipedia)
Dahulu, pernah dijanjikan seseorang untuk diajak ke tempat ini. Tapi belum kesampaian, saya ingin sekali ketempat ini bersama keluarga menikmati keindahan alam air terjun ini.

10. Umbul Cokro 
Terletak di Klaten Jawa Tengah, membuat saya ingin berkunjung kesini saat pulang kampung nanti bersama-sama dengan keluarga.

11. Umbul Ponggok
Umbul Ponggok (image source: wikipedia)
Mata air yang sedang hits ini membuat saya penasaran ingin mengunjunginya. Tempat yang bisa dibilang sangat instagramable ini terletak di Klaten juga. Jadi saya bisa kesana saat pulang ke kampung halaman nanti.

12. Museum Purbakala Sangiran
Museum purbakala Sangiran (image source: wikipedia)
Museum ini terletak di Sragen Jawa Tengah. Kebetulan saya sangat menyukai museum. Tempat ini cocok untuk anda mengajak putra-putri anda untuk belajar semua hal tentang jaman prasejarah.

13. Umbul Sidomukti
Pertama jatuh cinta dengan umbul yang terletak di Kabupaten Semarang ini adalah saat melihat beberapa teman mengupdate foto mereka di umbul ini di waktu yang hampir bersamaan. Padahal mereka semua tidak saling mengenal. Tetapi mereka semua teman saya. Jadi lah saya envy melihat pemandangan kolam cantik di umbul Sidomukti.

Sebenarnya masih banyak sekali tempat-tempat lain di Jawa Tengah yang ingin saya kunjungi. Bahkan semuanya ingin saya kunjungi dan explore tetapi masih terkendala masalah budget dan waktu. 

C. Hal Yang Membuat Anda Harus Mengunjungi Jawa Tengah
1. Transportasi Mudah
Bus Trans Solo (image source : tentangsolo.web.id)
Akses menuju Jawa Tengah sangat lah mudah, apalagi untuk kita yang tinggal di pulau Jawa. Bisa menggunakan pesawat terbang, kapal laut, bus, mobil  pribadi, bahkan sepeda motor.

2. Biaya Hidup Relatif Murah
Jajanan Pasar (image source :jalanjajanmurah.com)
Ketika berkunjung ke Jawa Tengah saya tidak pernah was-was untuk urusan biaya. Karena tiket, peginapan, makan, akomodasi semua murah meriah. Bisa dibuktikan sendiri saat anda berkunjung ke Jawa Tengah.

3. Keramahan Penduduknya
Keramahan penduduk Jawa Tengah (image source: resepmasakandapurindonesia.blogspot.co.id)
Untuk keramahan, penduduk Jawa Tengah sudah sangat terkenal akan keramahannya. Mereka akan tersenyum jika anda sapa. Dan mereka akan sangat ramah sekali jika anda mengajak mereka ngobrol.

4. Adat Kebudayaannya Yang Masih Lestari
Kesenian Ndolalak Purworejo (image source: fajarhardiyanto.blogspot.co.id)
Banyak nilai-nilai budaya leluhur yang sampai sekarang masih dipertahankan oleh masyarakat Jawa Tengah. Misalnya sekatenan di Jatinom Klaten, Cukur rambut gimbal di Dieng Wonosobo dan masih banyak lagi yang lainnya.

5. Selalu Membuat Rindu Ingin Kembali
Kangen (image source: images.8tracks.com)

Jujur semua yang ada di Jawa Tengah selalu membuat saya rindu, selalu ingin dan ingin kesana. Semoga nanti saya bisa lebih mengatur waktu lagi untuk mengeksplorasi keindahan Jawa Tengah yang sangat banyak. Saya bangga dengan budaya Jawa Tengah, bangga dengan Indonesia.


Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Blog Visit Jawa Tengah 2016 
yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah 
Follow Instagram : @visitjawatengah
Twitter: @visitjawatengah

Selasa, Juni 14, 2016

Honeymoon ke Magelang

Hi Travellers!

Sebenarnya ini lanjutan dari postingan Perjalanan dari Jakarta ke Magelang.
Apa sih yang ada dipikiran orang saat kita mendengar kata Magelang? Pasti Borobudur, ada lagi? hayoo yang tau cung. Ternyata banyak sekali destinasi wisata di Kabupaten Magelang ini. Berikut ulasan saya saat liburan sekalian honeymoon di bulan Juni 2015 (satu tahun lalu).

1. Menginap di Cempaka Villa
Penginapan ini sangat recommended, dengan price 300 ribuan permalam kita sudah mendaptkan tempat yang kece dan sangat nyaman untuk melepaskan lelah setelah melalui perjalanan, suasananya seperti berada di rumah mbah kakung. Lobbynya unik berupa pendopo dengan arsitektur joglo Kahs Jawa Tengah. Toiletnya sangat bersih dan wangi. Antara kamar yang satu dengan yang lainnya terpisah bangunannya. Dan yang paling buat penginapan ini asik tuh lokasinya yang sangat deket dengan Candi Borobudur. Bisa jalan kaki lho dari penginapan ini.

Info lengkapnya bisa dilihat disini:
Cempaka Villa

Suasana Cempaka Villa

Kegiatan kami dimulai di hari kedua berada di Magelang. Pagi-pagi sebelum jalan-jalan kami sempatkan waktu untuk breakfast di pendopo Penginapan. Disini juga tersedia penyewaan motor, sayangnya motor yang disewakan hanya boleh di bawa di wilayah Kab. Magelang saja. Dengan harga sewa 90 ribu rupiah untuk 6 jam, jika melebihi akan dikenakan biaya tambahan perjamnya.

2. Rumah Kamera
Awalnya sempat bingung akan kemana, karena belum sempat browsing-browsing tempat wisata di Magelang sebelumnya. Dari spanduk dan penunjuk arah yang terpampang dekat penginapan, akhirnya diketahuilah adanya tempat unik ini.


Camera House
Saat membeli tiket masuk, akan ditawari gembok, yang ternyata diatap rumah kamera ini terdapat tempat untuk menyematkan gembok cinta bertulisakan nama kita dan pasangan ala-ala di Paris.


Gembok cinta kami sudah dipasang 
Didalam rumah kamera ini juga banyak sekali lukisan-lukisan, karena ternyata pemilik rumah ini adalah seorang seniman namanya Pak Tanggol. Sayangnya kami tidak bertemu beliau saat kesana. Setelah puas dengan lukisan-lukisan, kita dapat bernarsis ria di rumah kamera ini karena tersedia studio dengan backgroud foto 3D.


Lukisan di Camera House
Disini juga terdapat infinity mirror  atau ruangan kaca, didalamnya kita dapat berfoto selfie atau bisa juga minta tolong di foto oleh petugas yang berjaga di infinity mirror .







Infinity mirror

Selesai keliling-keliling rumah kamera, kita bisa beristirahat di cafe kekinian yang ada dirumah kamera sembari menikmati minuman-minuman segar pelepas dahaga di cuaca yang sedang panas-panasnya saat itu.

Minum - minum cantik di camera house
3. Candi Pawon
Seleah puas menjelajah rumah kamera, lanjut perjalanan dengan sepeda motor tanpa tujuan sampai bertemu dengan plang penunjuk arah ke Candi Pawon. Jarak antara Candi Pawon dan rumah kamera cukup dekat. Ternyata lokasi candi pawon berada di tengah pemukiman penduduk yang hanya dibatasi dengan pagar seadanya. Saat kami berada dilokasi, tidak ada wisatawan lokal selain saya dan suami. Hanya ada warga sekitar dan rombongan wisatawan asing dari suatu biro perjalanan.

Selfie di Candi Pawon

Nama candi ini cukup unik menurut saya, karena pawon dalam bahasa jawa berarti dapur. Saya berfikir mungkin candi ini dulunya adalah dapur milik kerajaan karena bangunannya memang kecil. Namun candi ini sangat indah dan terawat, walaupun letaknya sangat berhimpitan dengan rumah penduduk tetapi sepertinya penduduk sekitar sangat menjaga kelestarian candi ini.

Candi Pawon
4. Candi Mendut
Ketika di pos saat membeli tiket masuk candi pawon, kami diberikan brosur yang berisi destinasi wisata yang ada di Magelag dan sekitarnya. Salah satu nya yang paling terdekat adalah candi mendut.

Candi Mendut
Jika dari candi borobudur jaraknya lumayan jauh. Bangunanya sangat megah. Tidak jauh dari bangunan utama terdapat puing-puing batu candi. Walaupun berupa puing-puing tetapi tetap indah di lihat. 

Puing - puing candi
Tamannya juga indah dan rapi, sayangnya kami kesana mejelang adzan solat dzuhur alhasil sangat terik sekali keadaan disana saat itu. Candi Mendut ini diambil dari nama seorang putri raja bernama Roro Mendut yang konon katanya wanita paling cantik pada masa itu.
Candi Mendut
5. Makan Siang di Warung Kupat Tahu Pak Manthok
Setelah solat dzuhur di mushola sekitar candi mendut, kami bergegas meuju destinasi berikutnya. Karena saat itu memang waktunya makan siang, kami melipir sebentar ke warung Kupat Tahu, Kupat Tahu Pak Manthok Namanya. Warungnya persis di pinggir jalan. Tempatnya sederhana dan bersih ala-ala warung makan pedesaan seadanya. 
Awalnya saya kurang tertarik karena saya sendiri kurang suka dengan kupat tahu, tetapi setelah datang pesanan kami ternyata kupat tahunya sangat berbeda dengan kupat tahu yang pernah saya makan jaman-jaman kuliah saat di Bandung. Kupat tahu disini bumbunya cair mirip-mirip dengan  bumbu tahu gejrot. Dan rasanya sangat enak sekali dengan porsi yang lumayan besar. Untuk minumnya kami memesan teh manis hangat. Uniknya gula yang dipakai adalah gula batu. Saat membayar yang mebuat saya kaget, karena untuk porsi kupat tahu yang seenak dan sebesar itu beserta minuman teh manis hangat gula batu, kami hanya perlu membayar 20 ribu rupiah saya semuanya. 
Kupat Tahu Pak Manthok Khas Magelang

6. Selfie di Tugu Soekarno Hatta
Adalagi yang menarik adalah patung Soekarno Hatta yang sudah berkali-kali kami lewati mondar-mandir selama seharian itu. Dan kami mengabadikannya dengan berselfie didepannya.
Patung Soekarno Hatta
7. Taman Kupu-Kupu Borobudur
Puas wisata bebatuan, lanjut dengan mengunjungi Taman Kupu-Kupu.
Pintu masuk Taman Kupu-Kupu
Konsepnya seperti taman pada umumnya, tetapi uniknya terdapat beberapa bungalow untuk penginapan, tempatnya cukup bersih dan masih alami suasana pedesaan.
Salah satu bungalow
Ditaman itu juga banyak sekali bunga (mungkin untuk membuat kupu-kupu merasa nyaman disana). Kupu-kupu yag saya ditemukan di tempat ini tidak terlalu banyak, karena yang ada dalam imajinasi saya, taman ini dipenuhi oleh banyak sekali kupu-kupu (sebanyak kelelawar di gedung juang tambun bekasi). Taman ini juga tidak terlalu luas. Pengunjung tempat ini kebanyakan anak-anak dari sekolah TK atau SD terdekat.
Selfie di Taman Kupu-Kupu
8. Makan Mie Ayam di Sekitaran Candi Borobudur
Bagi pecinta mie ayam seperti saya, disinilah tempatnya. Karena setiap jarak beberapa meter saja kita dapat dengan mudah mendapati penjual mie ayam dan bakso disini. Porsinya kalau menurut saya satu setengah kali lipat porsi mie ayam bakso yang biasa di jual di Jakarta.
Mie Ayam sekitaran candi Borobudur
9. Makan Malam di Warung Unik
Saat malam hari, kita bisa berjalan-jalan di sekitaran pintu gerbang candi Borobudur. Tidak jauh dari gerbang Candi Borobudur ada sebuah warung makan unik yang di dalamnya terdapat lukisan-lukisan karikatur dan banyak sekali gambar motor antik. Disana kami memesan sate kamping dan tongseng jamur rasanya enak untuk ukuran warung sesederhana ini. Uniknya sate kambing dihidangkan tanpa menggunakan tusuk sate. Kami hanya merogoh kocek 40 ribu rupiah saja untuk makan di warung ini.
Tongseng jamur dan sate kambing
10. Menikmati Wedang Ronde di Sekitaran Candi Borobudur
Setelah kenyang kami berjalan menuju hotel, didepan pagar pintu masuk ke Candi Borobudur kami melihat banyak sekali penjual wedang ronde, akhirnya kami beli wedang ronde, mirip sekoteng di Jakarta atau bandrek di Bandung, Cuma ini ada ronde yang kenyal – kenyal. 
Wedang Ronde
Menikmati lesehan dengan alas tikar bersandar pagar pintu Masuk Candi Borobudur, di kanan kiri banyak juga yang keluarga atau pasangan muda – mudi bahkan pasangan kakek – nenek yang juga menikmati malam dengan semangkuk wedang ronde sebagai penghangat tubuh di malam itu. Kami tidak berlama – lama duduk berlesehan karena besok kami harus bangun dini hari untuk melihat Sunrise Candi Borobudur yang memikat sampai ke mancanegara itu, bagaimana tidak, kami akan menikmati sunrise dari tempat yang merupakan salah satu keajaiban di dunia. Sangat – sangat gak sabar buat melihatnya.

11. Sunrise di Candi Borobudur
Akhirnya tiba juga waktu nya untuk masuk ke Candi Borobudur setelah bolak – balik di depan pagarnya ntah berapa puluh kali selama di Magelang.
Kami bangun pukul 03.00 karena jam 04.00 sudah harus menuju Hotel Manohara (kami ambil paket sunrise manohara) price untuk menikmati sunrise di Borobudur ini dikenakan charge IDR 250K per orang.
Pukul 04.15 kami sudah sampai di Hotel Manohara, hotelnya benar – benar di dalam komplek Candi Borobudur.
Setibanya disana sudah banyak sekali wisatawan asing yang juga ingin menikmati sunrise candi Borobudur, padahal ini hari kerja dan satu hari menjelang 1 Ramadhan ternyata banyak juga turis asing yang berkunjung. Wisatawan lokal hanya saya dan suami saya, orang lokal lainnya hanya petugas security candi dan guide sisanya orang asing semua.
Kami masing – masing di berikan sebuah senter kecil, dikarenakan masih belum azan subuh dan tidak ada penerangan sama sekali di candi, udara yang dingin dan segar, suasana sunyi berbalut mistis namun sangat indah , benar – benar pengalaman yang menakjubkan saat itu.
Sebelum fajar di puncak Nirwana Borobudur

Wisatawan telah berkumpul di Puncak Nirwana
Sebelum matahari muncul saat masih gelap ada beberapa wisatawan asing (sepertinya dari jepang) langsung beribadah mengelilingi stupa Nirwana.
Saya dan suami masih duduk – duduk melihat langit yang masih gelap.
Sunrise dari Puncak Nirwana Borobudur
Akhirnya yang ditunggu – tunggu datang muncul setitik jingga di ujung atas lama kelamaan, sedikit demi sedikit sampai terbitlah sang fajar. 
Suasana sejuk berkabut saat menikmati sunrise
Pelataran Candi Borobudur dilihat dari salah satu sisi candi
Diiringi dengan kabut yang tebal menambah semakin eksotisnya pemandangan saat itu di Candi Borobudur.
Terbitnya sang fajar diantara gunung merapi dan gunung merbabu

Saya sedang megambil foto suami
Ini hasil jepretannya (ternyata kami saling motret)
Indahnya 
Makin lama makin terang pertanda sudah pagi dan kami mulai melihat – lihat relief mengelilingi hampir semua sisi Candi Termegah di dunia itu.
Terlihat ada perbaikan pada candi

Tidak lupa selfie

Setelah dirasa cukup pukul 07:30 kami memutuskan untuk kembali ke Manohara Hotel untuk breakfast. Menu kami adalah kue pisang dan teh manis hangat (as simple as that ) lol ….. jujur sebenernya gak kenyang sama sekali, tapi bolehlah buat ganjel laper perjalanan ke Hotel tempat kami menginap (jalan kaki booo…. untung deket ).
Oia kami juga dapat cindera mata berupa kain berwarna ungu dengan gambang Candi Borobudur dari Manohara Hotel (makaciw ……suka banget sama kainnya). Berhubung keburu lapar, sesampainya di Hotel kami langsung breakfast sesi 2.

12. Makan di Warung Sate Sapi Udan Mas

Setelah leyeh – leyeh di hotel sebentar, kami jalan lagi keliling keliling Magelang sampai kami lapar dan mampir ke warung sate sapi Udan Mas. Warungnya dipinggir jalan banget, percis sebelah nya adalah took barang – barang etnik.
Disini kami memesan Sup dan sate sapi.
Pemandangan kedai ini sangat bagus seperti makan dipinggir jurang, pemandangannya sih oke banget dengan perpaduan udara Magelang yang masih segar dan bersih.
Setelah kenyang kami melanjutkan perjalanan keliling – keliling Kabupaten Magelang.

Sate sapi dan sup
Pemandangan dari tempat makan
13. Sore di Alun-Alun Kab. magelang
Saat melewati alun – alun kami tertarik untuk melipir sebentar kesana. Saat itu sore hari, banyak sekali tukang makanan dengan harga yang cukup fantastis murahnya hahaha suasana sore di alun – alun ada yang bermain sepak bola, ada komunitas motor yang sedang berkumpul, ada juga abg – abg yang bermain skateboard. Mungkin ini adalah tempat nongkrong favorit anak muda Magelang untuk menghabiskan sore bersama rekan – rekannya.

Alun-alun kabupaten Magelang
Nyemil cantik 

Sekian perjalanan honeymoon kami berdua di Kabupaten Magelang, semoga postingan bisa menjadi referensi yang bermanfaat bagi pembaca. Sayang sekali sebenarnya masih banyak sekali destinasi di Magelang yang belum sempat kami kunjungi. Yang mau share tentang destinasi di Magelang ditunggu.... ^^